Sabtu, 07 September 2019

Resensi Buku

Judul Buku: Peranan Humas Dalam Perusahaan
Pengarang: Danandjaja
Penerbit: Graha Ilmu
Tahun Terbit: 2011
Tebal Halaman: 214 halaman



Sinopsis Buku: Kehadiran buku ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya peranan Humas atau public reaction dalam suatu instansi, perusahaan ataupun lembaga, utamanya untuk menumbuhkan pendapat publik yang menguntungkan (favorable public opinion) dan seimbang, yaitu antara kepentingan perusahaan dengan kepentingan publik, di samping strategi membangun pencitraan lembaga (corporate image).

Pada kesempatan ini penulis juga akan melengkapi beberapa pengetahuan praktis tentang pelaksanaan Humas atau public reaction di dalam lembaga, instansi, ataupun perusahaan jasa dan komersial.

Diharapkan melalui pokok bahasa ini, pembaca akan memperoleh pengetahuan; bagi dunia praktisi, kehadiran buku ini dimaksudkan adalah untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya peranan humas atau public relationsdalam suatu instansi, perusahaan ataupun lembaga; utamanya untuk menumbuhkan citra perusahaan (corporate image) yang menguntungkan dimata publik.

Kelebihan: Kalimat-kalimatnya mudah dipahami, dari segi bahasa ringan dan mudah dicerna. Walaupun ada beberapa bahasa inggris, tetapi bahasa inggris yang sering kita dengar sehari-hari. Lalu beberapa halaman kadang diselingi dengan gambar dan tabel, membuat buku tidak membosankan.

Kekurangan: harga buku terbilang mahal untuk ukuran buku yang tidak terlalu besar.
 http://library.uny.ac.id/sirkulasi/index.php?p=show_detail&id=50298&keywords=Peranan+Humas+Dalam+Perusahaan

Jumat, 28 April 2017

Indomie Goreng dijual di situs Amazon.com, banyak warga Amerika Serikat yang keranjingan memakannya.
Mi instan merk Indomie jadi makanan sehari-hari masyarakat di Indonesia. Saking seringnya makan mi instan, banyak orang di negara ini tidak heran lagi dengan kelezatan Indomie. 
Namun bagi warga di luar negeri, ternyata Indomie banyak digilai. Disebut sebagai salah satu mi instan terbaik di dunia, Indomie dijual di situs belanja online Amazon.com. 
Satu kardus isi 30 Indomie goreng dihargai 19 dolar AS atau lebih dari Rp 250 ribu. Hampir seluruh rasa Indomie yang ada di Indonesia bisa ditemui di Amazon. 
Indomie mendapatkan ulasan positif, dengan bintang antara 4,5 hingga 5. Komentar-komentar soal kelezatan Indomie oleh pengguna Amazon juga lucu-lucu. Kebanyakan mereka mengaku menggilai mi instan ini, bahkan bisa memakannya setiap hari.
Seorang konsumen Amazon bernama dengan nama Megatron Ramenatoron mengatakan kelezatan Indomie goreng mengalahkan "heroin". Tentu saja ini cuma kiasan untuk menggambarkan betapa nikmatnya Indomie Goreng.
Komentar tentang Indomie dari pembeli di Amazon (Foto: amazon.com)
Komentar tentang Indomie dari pembeli di Amazon (Foto: amazon.com)
"Benda ini merusak kehidupan saya. Jangan lakukan. Jangan memesan. 30 terlalu banyak dan kamu akan memakan semuanya dalam satu setengah minggu, dan menghancurkan tubuhmu, pikiranmu, keluarga, kawan-kawan dan pekerjaanmu. Jangan bilang saya tidak memperingati kalian," tulis Megatron sambil memberi lima bintang.
Seorang pengguna lainnya mengatakan Indomie Goreng adalah "mi ramen terbaik di pasaran". Dia mengatakan, biasanya mi instan merek lain harus diberi bumbu tambahan agar lebih enak, tapi tidak dengan Indomie Goreng.
Komentar tentang Indomie dari pembeli di Amazon (Foto: amazon.com)
Komentar tentang Indomie dari pembeli di Amazon (Foto: amazon.com)
"Dengan Mie Goreng, tidak perlu menambahi apa-apa lagi, semua yang dibutuhkan disertakan," tulis west_tn_galon.
Konsumen lainnya bernama Spartakiss mengatakan, mengecap rasa Indomie Goreng akan memberikan "pengalaman relijius".
Komentar tentang Indomie dari pembeli di Amazon (Foto: amazon.com)
Komentar tentang Indomie dari pembeli di Amazon (Foto: amazon.com)
"Tidak ada yang berhak untuk memiliki rasa seenak ini. Ini bukan makanan, ini adalah pengalaman relijius," kata dia.
Konsumen bernama Amazon Costumer yang mengaku "sabuk hitam-nya mi" mengatakan, tekstur Indomie Goreng dan campuran bumbunya akan membuat perut six-pack luntur saking enaknya. 
"Kecuali kalian ingin kecanduan seperti saya, jangan beli benda ini, atau kalian akan seperti kami. Ketergantungan," tulis Amazon Customer.
Produk Indomie Goreng yang dijual di Amazon khusus pasar Amerika Serikat dan tidak untuk pengiriman di luar negara itu. 
AS adalah satu dari 80 negara sasaran ekspor Indomie. Di negara-negara Afrika dan Timur Tengah, hampir tidak ada toko yang tidak menjual produk ini. Tahun 2009, kritikus film di majalah Forbes, Roger Ebert, memasukkan Indomie sebagai satu dari 12 hadiah Natal favoritnya. 
Simbol-simbol terkenal ini pasti pernah sesekali kamu gunakan entah saat chatting atau berbicara langsung dengan orang. Tujuh simbol ini pasti pernah kamu gunakan setidaknya sekali dalam sehari. Tapi kamu pernah tahu enggak sih ada makna apa dibalik simbol-simbol terkenal ini?
& = Ampersand 
Image: http://opensourceampersands.org/
Image: http://opensourceampersands.org/
Mungkin kamu bingung ketika ditanya ‘&’ adalah simbol apa? Pasti yang pertama kali terpikirkan adalah simbol untuk menggantikan kata dan. Simbol ‘&’ sebenarnya adalah ampersand yang merupakan konjungsi dari bahasa latin ‘Et’ yang juga mempunyai arti ‘dan’.
Simbol peace
Image: http://www.wristtattoopictures.com/
Image: http://www.wristtattoopictures.com/
Logo atau simbol peace ini juga sering digunakan di berbagai kesempatan. Tapi tahu enggak sih sebennarnya maksud dari simbol peace ini apa? Simbol ini pertama kali booming di tahun 1960. Simbol peace lahir dari berbagai protes mengenai nuklir di tahun 1958, simbol ini lahir dari kode semapur N dan D yang punya arti Nuclear Disarmament.
‘Okay’ Simbol 
Image: http://emojipedia.org/
Image: http://emojipedia.org/
Sering menggunakan simbol yang satu ini? Simbol ‘oke’ ini mungkin jadi salah satu simbol yang paling sering digunakan di seluruh dunia. Banyak teori soal simbol ‘oke’ ini salah satunya adalah dari agama Budha. Simbol ‘oke’ dikaitkan dengan gestur tangan Budha yang bernama mudra yang artinya menunjukkan pembelajaran.
Simbol Bluetooth 
Image: https://robotwhale.wordpress.com
Image: https://robotwhale.wordpress.com
Simbol yang satu ini pasti sudah sering banget kamu lihat dan kamu gunakan. Simbol ini memang punya nama ‘Bluetooth’ tapi tahu enggak sejarah di balik simbol yang satu ini? Kata ‘Bluetooth’ adalah kata yang berasal dari bahasa Skandinavia Blåtand. Bluetooth ternyata nama julukan dari raja abad kesepuluh Harald I dari Denmark. Nama bluetooth ini dicetuskan oleh Jim Kardach yang sedang mengembangkan sistem yang memungkinkan telepon seluler berkomunikasi dengan komputer.
@ = At
Image: Youtube.com
Image: Youtube.com
Konon simbol ‘@’ pertama kali digunakan oleh biksu untuk mengganti kata di atau ke arah. Simbol ‘@’ akhirnya dipakai di dunia komputer setelah Raymond Tomlinson seorang programmer dari Bolt, Beranek, & Newman menggunakannya. Katanya sih sang programmer enggak sengaja menggunakan simbol ini dan sekarang ‘@’ adalah simbol universal yang digunakan untuk surat elektronik.
Simbol ‘*’ = Asterisk 
Simbol tanda bintang kecil ini juga mungkin salah satu simbol yang sering kamu gunakan. Tapi tahu enggak kalau simbol ini sebenarnya punya nama yaitu asterisk? Arti dari simbol ini sebenarnya adalah untuk penegasan pada sebuah kata atau kalimat. Misalnya saja untuk menulis hal-hal yang tabu tanda ‘*’ ini digunakan untuk mengurangi kebingungan.
Simbol ‘~’ = Tilde
Sering menggunakan simbol ‘~’ diakhir kalimat ketika sedang chating? Biasanya sih simbol ini memang sering digunakan ketika sedang chating beberapa orang mengartikannya sebagai penutup kalimat yang panjang atau menggantung. Tapi sesungguhnya simbol tilde ini salah satunya mempunyai arti sebagai pemendekan kata.
Reska K. Nistanto/KOMPAS.com
Konfigurasi kelas Ekonomi yang tetap lega di pesawat A350 Qatar Airways, dengan pengaturan kursi 3-3-3.
KOMPAS.com - Pemerintahan Donald Trump telah mengeluarkan aturan baru perihal perangkat elektronik apa saja yang tidak boleh dibawa ke dalam kabin pesawat. Dalam aturan itu, peranti yang lebih besar dari smartphone, seperti tablet dan laptop, dilarang dibawa penumpang masuk ke kabin.Benda elektronik yang lebih besar dari smartphone harus dimasukkan ke kargo bagasi, sebagai checked-in baggage.
Larangan tersebut awalnya berlaku untuk semua penerbangan langsung ke AS, dari negara-negara Arab dan Timur Tengah. Namun kini Trump akan memperluasnya untuk negara-negara Eropa juga.
Saat ini, dikutip KompasTekno dari BGR, Jumat (28/4/2017), belum pasti kapan larangan pemerintahan Trump ini berlaku untuk negara-negara Eropa.
"Kami akan terus mengevaluasi ancaman dan membuat keputusan atas penilaian tersebut," ujar juru bicara US Department of Homeland Security, Gillian Christensen.
Bisa jadi, aturan ini dibuat untuk menangkal teroris yang singgah terlebih dahulu di bandara-bandara Eropa sebelum menuju ke AS, setelah larangan diterbitkan untuk negara-negara Arab dan Timur Tengah.
Sejumlah pakar dan ahli teknologi menyangsikan keefektifan larangan ini. Sebab menurut mereka, benda elektronik yang dijadikan sebagai bom, jika disimpan di kabin atau di kargo, akan sama berbahayanya.
Penulis: Reska K. Nistanto
Editor: Deliusno